<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: How to Read a Book</title>
	<atom:link href="http://onisur.wordpress.com/2007/08/28/how-to-read-a-book/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://onisur.wordpress.com/2007/08/28/how-to-read-a-book/</link>
	<description>Kumpulan beragam esai tentang beragam topik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 04:06:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ariss_</title>
		<link>http://onisur.wordpress.com/2007/08/28/how-to-read-a-book/#comment-241</link>
		<dc:creator>ariss_</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 00:19:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://onisur.wordpress.com/2007/08/28/how-to-read-a-book/#comment-241</guid>
		<description>Membaca, ya... hmm...
&gt; &quot;perintah&quot; pertama Tuhan untuk manusia
&gt; esensi hidup adalah membaca [membaca pesan ilahi, membaca peluang, membaca kesulitan orang lain, membaca..., membaca..., membaca...], ah, betapa banyak.
&gt; pantas negeri ini sudah tertinggal jauh dengan Jepang, padahal kita startnya sama. Bedanya amat jelas, orang2 Jepang menjadikan membaca sebagai kebutuhan primer, sedangkan kita (mayoritas) menjadikan membaca sebagai kebutuhan sekian.

Salam,.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca, ya&#8230; hmm&#8230;<br />
&gt; &#8220;perintah&#8221; pertama Tuhan untuk manusia<br />
&gt; esensi hidup adalah membaca [membaca pesan ilahi, membaca peluang, membaca kesulitan orang lain, membaca..., membaca..., membaca...], ah, betapa banyak.<br />
&gt; pantas negeri ini sudah tertinggal jauh dengan Jepang, padahal kita startnya sama. Bedanya amat jelas, orang2 Jepang menjadikan membaca sebagai kebutuhan primer, sedangkan kita (mayoritas) menjadikan membaca sebagai kebutuhan sekian.</p>
<p>Salam,.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
