On Everything

Mei 7, 2007

Determinisme Geografis

Diarsipkan di bawah: Resensi Buku, Tentang Peradaban — Oni Suryaman @ 4:15 am
Tags: , , , ,

World MapMengapa peradaban begitu beraneka ragam di seluruh dunia? Kita bisa melihat variasinya dari yang paling maju, dengan menguasai teknologi informasi, elektronika, dan ruang angkasa, sampai yang paling terbelakang, yang bahkan tak mengenal panah dan logam dan masih bertahan hidup dengan alat dari batu. Inggris masuk ke abad industri pada abad ke-18, dan Indonesia baru pada abad ke-20. Amerika masuk ke abad luar angkasa pada abad ke-20, dan kita masih mimpi untuk itu.

Beberapa teori mencoba untuk menjelaskan pertanyaan di atas. Salah satunya adalah teori ras. Teori ini berkembang pada abad ke-19 dan awal abad ke-20. Teori ini adalah salah satu kelanjutan dari teori evolusi. Teori evolusi menjelaskan tahap-tahap perkembangan manusia modern (homo sapiens). Ras-ras pun dibagi-bagi berdasarkan tahap perkembangannya. Suku Aborigin di Australia bahkan didakwa sebagai the missing link alias paling rendah di antara manusia modern. Teori ini mencapai puncaknya pada Perang Dunia II yang pecah karena Partai Nazi yang mengagungkan ras Arya sebagai ras manusia paling unggul, sehingga ditakdirkan untuk menguasai ras lain yang lebih rendah darinya. (lagi…)

« Halaman Sebelumnya

Blog pada WordPress.com.