On Everything

Agustus 28, 2007

How to Read a Book

htrb.png Ditulis oleh Mortimer J. Adler dan Charles Van Doren

tulisan ini juga dapat dilihat di Kompas Cyber Media

Membaca adalah simbol kemajuan sebuah peradaban. Ia membedakan peradaban maju dengan primitif, antara negara maju dan negara berkembang. Melihat begitu pentingnya membaca, ia pun dijadikan salah satu indeks bagi pembangunan manusia, yang sering dijadikan ukuran keberhasilan pembangunan sebuah negara.

Membaca memiliki tiga fungsi. Pertama, memberikan informasi, misalnya dengan membaca koran dan majalah. Yang kedua, memberikan hiburan, misalnya dengan membaca novel. Yang ketiga, yang paling penting tetapi sekaligus paling sulit, memberikan pengertian. Sebuah buku bisa saja memberikan pengertian sekaligus menghibur dan memberikan informasi.

Modernisasi telah menawarkan substitusi bagi kegiatan membaca, dengan lahirnya media audio-visual. Kehadiran audio-visual membuat informasi menjadi lebih “nyata” ketimbang membaca, tetapi di lain pihak mengurangi bahkan meniadakan daya cerna pemirsa. Sesuatu yang mutlak dibutuhkan dalam membaca untuk mencari pengertian.

Dalam keadaan seperti inilah buku ini hadir, mengingatkan kita akan pentingnya membaca untuk mencari pengertian dan mengajari kita bagaimana melakukannya. Membaca seperti inilah yang menjadi tonggak peradaban. (more…)

Iklan

Juli 30, 2007

The Great Conversation

Filed under: Tentang Pendidikan — Oni Suryaman @ 10:50 am
Tags: , ,

Robert Hutchinsdisadur bebas dari The Great Conversation

oleh Robert Maynard Hutchins

Badan kita membutuhkan makan, minum, tidur, sandang, pangan dan tempat berteduh. Kebutuhan ini mutlak untuk bertahan hidup. Kebutuhan akan mereka bukan saja krusial untuk hidup melainkan juga sumber dari kenikmatan.

Jiwa kita membutuhkan informasi, pengetahuan, pengertian dan kebijaksanaan. Kita mencarinya bukan untuk hidup saja melainkan untuk hidup lebih baik. Memilikinya membawa kita melewati batas kebinatangan dan membuat kita menjadi sungguh-sungguh manusia.

Bila dengan makan dan minum kita membangun badan, dan dengan berolah raga kita melatihnya, apa yang harus dilakukan untuk jiwa? Jiwa diberi makanan dengan membaca, dan dilatih dengan refleksi dan diskusi. Membaca kelihatannya sepele, karena kita tentunya membaca setiap hari: iklan, koran, majalah, teks di televisi, buku sekolah, dll. Tentu saja yang dimaksud dengan membaca di sini adalah bacaan yang benar-benar mengisi jiwa dengan “makanan” yang sehat. Tidak semua buku memenuhi kriteria ini. Setiap tahun mungkin hanya kurang dari seratus buku diterbitkan yang benar-benar layak dibaca untuk mengisi jiwa. (more…)

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.