On Everything

Oktober 10, 2008

Pendidikan atau Pelatihan

Filed under: Tentang Pendidikan — Oni Suryaman @ 8:15 am
Tags: , ,

Pertanyaan di atas mungkin terdengar sedikit naif, tidak penting atau malah konyol? Persoalan yang sesederhana itu saja dipertanyakan. Ya jelas beda, pendidikan itu dilakukan di sekolah, namanya juga mendidik. Kalau pelatihan itu diberikan di kursus-kursus, lembaga pelatihan, diklat dan lain-lain. Sekilas jawaban di atas, cukuplah memuaskan. Sekarang saya akan ajukan pertanyaan lanjutannya: sekolah yang ada saat ini itu mendidik atau melatih? Wah, itu bahkan sebuah pertanyaan yang lebih konyol lagi. Ya mendidik dan juga melatih. Mendidik dengan  pelajaran-pelajaran moral dan melatih dengan keahlian-keahlian yang akan dapat dipakai nantinya di dalam dunia kerja. Itulah kelebihan sekolah dibandingkan dengan lembaga-lembaga pelatihan atau kursus. OK, jawabannya saya terima. Pertanyaan berikutnya: apa sih yang diharapkan dari sebuah pendidikan? Nah kalau ini pertanyaannya lumayan. Jawabannya supaya terdengar sedikit elit akan saya ambil dari undang-undang. Menciptakan manusia Indonesia yang beriman, bertakwa dan berilmu. OK, pertanyaan berikutnya: apakah kita sudah beriman, bertakwa dan berilmu? Wah kalau itu sih belum sepenuhnya. Pendidikan kita masih morat-marit soalnya. Jadi bagaimana kita membenahi semua ini? Ya kita mulai dari sekolah, anggaran pendidikan dinaikkan, kesejahteraan guru dinaikkan, dsb, dsb.

Sekarang marilah kita kritisi jawaban atas pertanyaan di atas. Pater Drost S.J. pernah membahas persoalan di atas dalam artikelnya beberapa tahun yang lalu dengan judul yang mirip: “Sekolah: Mengajar atau Mendidik?” Menurut beliau jawaban bahwa sekolah melakukan kedua-duanya bukanlah sebuah jawaban karena melarikan diri dari esensi persoalan sesungguhnya. Saya sepenuhnya setuju. Dan dalam tulisan ini saya akan memberikan sebuah tekanan di sisi lain. (more…)

Iklan

September 10, 2008

Ode untuk Alexandria

Filed under: Tentang Pendidikan,Tentang Peradaban — Oni Suryaman @ 5:55 am
Tags: , , ,

Tulisan ini bukanlah tentang “Alexandria”, sebuah film Indonesia dengan judul yang sama, yang popular dengan soundtrack-nya yang diisi Peter Pan, salah satu band papan atas di Indonesia. Alexandria (dalam ejaan Arab dan juga diadopsi oleh bahasa Indonesia adalah Iskandariyah) adalah sebuah kota di pantai utara Afrika, di delta Nil. Namanya diambil dari orang mendirikannya, Alexander Agung (atau dalam ejaan Arab Iskandar Agung). Ia didirikan tiga abad sebelum Masehi, dan masih berdiri sampai sekarang, berganti puluhan warna dan wajah.

Di sana juga pernah berdiri salah satu keajaiban dunia, Mercu Suar Alexandria, yang menyiratkan kehadiran kotanya dari kejauhan di tengah laut. Di sana pernah berdiri Emporium, sebuah pusat perdagangan berskala dunia di jaman antik. Di sana sudah ada Apostases, majalah berkala, berabad sebelum Masehi. Di sana juga pernah bersidang tujuhpuluh tua-tua Yahudi untuk menerjemahkan kitab suci mereka dari bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani. Dan di sana pernah berdiri Musaeum[1], tempat bersemayam Sembilan Muse[2] yang merasuki para pemikir dunia, yang mau menyinggahinya. Di dalam kompleks Musaeum inilah berdiri perpustakaan terbesar di dunia di jamannya, Perpustakaan Agung Alexandria, yang keharuman namanya tak lekang oleh sejarah. (more…)

Mei 26, 2008

Bagaimana Membuat Sebuah Kuliah yang Baik

Filed under: Resensi Buku,Tentang Pendidikan — Oni Suryaman @ 8:06 am
Tags: ,

Kuliah adalah bagian yang tidak terhindarkan dalam sebuah proses belajar. Kuliah adalah sebuah proses satu arah dalam transfer ilmu, dari yang memberi kuliah, guru atau dosen, kepada murid. Kuliah bisa jadi adalah pintu masuk pertama dari sebuah pembelajaran.

Sebagai pintu masuk pertama, ia memegang sebuah peranan yang sangat penting. Di satu pihak ia dengan sifatnya yang satu arah, seolah membawa murid kepada pembelajaran pasif. Di lain pihak ia sebagai pintu masuk ke pembelajaran mandiri, harus membuat siswa menjadi seorang pembelajar yang aktif. Jadi ada semacam konflik kepentingan dalam sebuah penyelenggaraan kuliah. Konflik inilah yang harus dikelola oleh pemberi kuliah supaya ia bisa menjadi sebuah kuliah yang baik. (more…)

Mei 19, 2008

Bagaimana Membuat Sebuah Seminar yang Baik

Filed under: Resensi Buku,Tentang Pendidikan — Oni Suryaman @ 1:48 am
Tags: ,

Sebelum kita melihat bagaimana membuat sebuah seminar yang baik, baiklah kita perjelas dahulu apa yang dimaksud dengan seminar dalam tulisan ini.

Yang pertama adalah apa tujuan seminar. Seminar di sini adalah untuk mengeksplorasi sebuah ide. Dengan demikian seminar berbeda dengan pelatihan, di mana di dalam pelatihan, ada sebuah keahlian yang dibawakan oleh seorang yang menguasainya dan di dalam pelatihan terjadi transfer ilmu.

Yang kedua adalah bagaimana peran orang yang ikut di dalam seminar. Seminar adalah satu pertemuan di mana semua para pesertanya terlibat aktif. Di dalam seminar yang dimaksud ini, tidak ada pembicara dan peserta, seperti yang dikenal dalam seminar pada umumnya. Tidak ada perbedaan antara pembicara dan peserta. Dengan demikian seminar dibedakan dari kuliah, di mana ada seorang lektor membawakan suatu tema atau ide, dan peserta kuliah mendengarkan dan bertanya. Lektor adalah seseorang yang menguasai tema tersebut, sedangkan peserta adalah orang yang mempelajari tema tersebut. (more…)

November 12, 2007

Pendidikan Bukanlah Investasi

Filed under: Tentang Pendidikan — Oni Suryaman @ 7:44 am
Tags: , , ,

money.jpgAnda pasti sering melihat iklan asuransi atau tabungan pendidikan di TV. Pendidikan sekarang memang mahal sehingga orang sudah harus mulai menabung untuk pendidikan anaknya sejak masih dari kandungan. Orangtua-orangtua tersebut dengan penuh harap mengorbankan uangnya sedikit demi sedikit supaya anaknya nanti dapat mengecap pendidikan yang terbaik.

Kelihatannya tidak ada yang salah dengan pemikiran di atas. Mari kita lihat lebih jelas. Jika kita mengasumsikan bahwa biaya pendidikan adalah pengorbanan yang kita lakukan di awal dan kita mengharapkan pengembalian di akhir yang tentu saja lebih besar dari pengorbanan, maka pendidikan dapat kita kategorikan sebagai investasi. Logika yang dipakai dalam pendidikan dengan demikian akan menjadi logika investasi. Benarkah demikian? (more…)

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.